Karyaku Pengabdianku

Rabu, 30 Oktober 2024

Salah Sangka

 SALAH SANGKA

Karya : Aura Sucia Dinianti

Hai namaku Aura, aku adalah seorang siswi Sekolah Dasar kelas 6. Aku tinggal di desa yang berada jauh dari pusat kota tepatnya berada di pelosok desa. Pada suatu hari aku ikut nenekku pergi ke pasar untuk menemani belanja keperluan sehari-hari. Betapa bahagianya aku bisa pergi ke kota yang jarang aku lakukan atau temui keramaian tersebut

Ketika sampai di pasar aku sangat heran dan takjub melihat keramaian yang aktivitas pasar yang luar biasa. Nampak para pedagang sibuk menjajakan dagangannya masing-masing. Mereka sangat semangat menjemput rezeki guna mencukupi kebutuhan hidup masing-masing. "Sayur-sayur.... sayur ayo bu..ibu sayur segar..!!!". "Tempe...tempe...tahunya masih segar ...!!!", "Ikan segarnya berapa kilo bu... ??" begitulah hiruk pikuk mereka ramai berbicara di tengah kesibukan pasar.

Saat nenekku sedang sibuk memilih belanjaannya aku melihat seorang pengemis nampak kelaparan, kemudian aku dekati dia kebetulan aku punya sedikit jajanan untuk sekedar mengganjal lapar kuberikan makanan tersebut kepada pengemis itu. "Ini pak ...sekedar mengganjal perut yang kosong ..!" kataku. Pengemis itupun tersenyum senang menerima pemberianku sambil mengangguk sebagai ucapan terimakasih padaku.

Saat mataku memandang kearah lain, tiba-tiba aku melihat seorang pengemis lain sedang di rundung oleh seseorang yang dengan jelas-jelas memarahi pengemis tersebut. Akupun berlari mendekati kearahnya agar lebih jelas. Ternyata tak ada satu orangpun yang menolong mereka terlihat cuex tak pedulikan pengemis tersebut. Pengemis itu hanya menangis meratapi nasibnya sedangkan orang yang memarahi tersebut terus saja bicara menghinanya. Walaupun Pengemis itu meminta ampun berkali-kali tetap saja dengan sombong dan kejamnya orang tersebut memarahinya.

"Keterlaluan...!" pikirku "ini manusia apa? kok gak punya rasa sama pengemis begitu kejam " kataku dalam hati.

Segera kutolong pengemis yang di campakan oleh orang tersebut, lalu aku memapahnya kearah jauh. Semua orang nampak melihat kearahku dengan heran serta aku tiba-tiba jadi pusat perhatian semua. Aku gak peduli yang penting dia harus kutolong begitu pikirku. 

tiba-tiba ada yang membentakku dari belakang saat kulihat ternyata si pemarah dan penghina tadi yang bicara "Hei...hentikan...!!!" katanya tanpa kusadari dia mendorong ku dengan keras hingga kuterjatuh. Gedubrakkk...!!! akupun terjatuh, duh sakitnya, dan herannnya semua orang gak ada yang nolong aku malah cuma liatin aja.

"Kamu kenapa dorong aku...???" teriakku pada orang itu. 

"Kamu kenapa ikut campur urusanku..makanya jangan ikut campur urusan orang tau??" kata si pemarah. 

"tapi kan kasian orang ini ... kak..!!!" ujarku sambil meringis menahan sakit tanganku.

"coba kamu lihat dulu sebelum menyangka yang enggak-enggak...!!" kata si pemarah.

Kupalingkan kepala kearah yang di tunjuk si pemarah, "O...M...G......!!!" rupanya mereka sedang bikin konten alias syuting untuk konten. Duh...malunya aku. sambil minta maaf akupun ngeloyor pergi tampak nenekku sedang sibuk menacariku. 

"Kamu kemana aja sih neng...??" tanya nenek dengan nada cemas.

"Maaf nek tadi ada urusan..." kataku sekenanya. hi..hii.. padahal aku kena malu akibat salah sangka.

Dah sampai sini dulu ya ceritaku... dadah....πŸ™‹‍♀️πŸ™‹‍♀️

Gunungsari, 30 Oktober 2024


Minggu, 08 September 2024

GAMANG

 GAMANG

By. Rhekasunda Permana

 Saat ini aku dihadapkan dalam pilihan

Keputusan adalah yang harus dilakukan

Namun hati belum memberikan kepastian

Pikiran masih terus diselimuti keraguan

Tak ada kunjung usai di pemikiran

Mengombang-ambing rasa yang ada

Keinginan dan citaku terbentur keadaan

Ah... tak selesaikan asa

 

Seperti biduk tak berkayuh aku

terombang ambing ombak menerpa ..

Tak mampu untuk melaju karena kayuhku tak ada

Bertahan sulit tegarpun sangat menyakiti

Dipermainkan angin yang menerpapun tak mampu kuhalangi

Seolah kubiarkan saja tanpa ada daya

 ach...

Antara aku bertahan dan pergi?

Antara aku sayang dan melanjutkan?

Atau demi dedikasi dan pengabdian hakiki

Semua kuserahkan pada yang Haqnya

Karena hanya petunjuk-Nya yang mampu

Selesaikan apa tujuan dan pengabdianku


Citatah-Minggu malam dari relung hati saat kesendirian selimuti diri

8 September 2024 ; 22:43 WIB

Senin, 16 Oktober 2023

Nasihat Hari Ini

 Cintai Profesimu

"Profesi bukanlah tujuan, namun profesi adalah jalan menuju Tuhan. Hanya dengan mencintai profesimu maka jadikanlah pengabdianmu terhadap Tuhan. (Rheyz.com)

"Cintailah Pekerjaanmu sekarang sebagai bukti menuju Pengabdian kepada Tuhan, jauhilah pekerjaanmu saat ada ambisi untuk jabatan dan kekuasaan, karena semua itu hanya akan menghilangkan keikhlasanmu menuju Tuhan". (Rheyz.com)

"Bekerjalah sepenuh hati jangan berfikir berapa gajimu, karena hanya dengan ketulusan dan keikhlasan gajimu akan datang sendirinya lebih nikmat walaupun tak besar". (Rheyz.com)

 

Minggu, 01 Oktober 2023

Harapan Perubahan Kebijakan

 

MENGUGAH MERUBAH BANGSA

Karya : Heri Permana Suryadiningrat

 

 

Gelegar pekik merdeka membahana, dilangitku nusantara telah berlalu

78 tahun bangsaku merasakan kebebasan, kenyamanan

78 tahun Indonesiaku menikmati keleluasaan, berekpresi, berkreasi dan beraktualisasi

78 tahun Indonesiaku membangun, benahi diri dan bersolek diri

 

Pernahkah semua ini terpikirkan? penahkah semua mengetahui?

Siapakah dibalik layar yang berperan demi kemerdekaan? Siapakah yang berjuang mengisi kemerdekaan?

Siapakah yang menyiapkan generasi yang membangun jalan, jembatan, gedung-gedung pencakar langit?

Yang menyiapkan tenaga ahli kesehatan, pemerintahan, mesin, pembangunan dan lainnya

Membimbing generasi masa depan dengan kasih sayang, membina generasi bangsa dengan keyakinan

Agar kelak mereka bisa berdiri menatap masa depan dengan kepastian dan tantangan

 

 

Ayo negeriku lihat…! mereka tetap berdiri penuh bara, Bara yang nyalakan semangat merdeka

Ayo negeriku lihat,…! Mereka tak hilang karena dihantam dan dibunuh keadaan

karena wujud mereka mati satu tumbuh seribu

Ayo negeriku lihat.. ! Mereka tetap tegar walaupun didera kehdupan yang penuh kenistaan

Karena mereka punya kemauan dan pengharapan

Negerinya bangkit, negerinya maju dan negerinya damai dan sentosa

Merekalah yang” mengugah merubah bangsa” menjadi yang beradab

Merdekalah guru Indonesia dalam pengakuan yang sesungguhnya

 

Sabtu, 30 September 2023

Halodo Panjang

Mangsa Halodo Panjang

Ku. Rhekasunda Permana


Beurang kacida ngabetrak ku panon poe..

Taya mangsa nu matak adem

Hanaang kana baham, hareudang kana badan

Waruga garing siga nu teu simbeuh ku cai

Bayeungyang kana rasa nu karandapan


Haseup jeung kekebul ngarungkup giwangkara nu rek midang

Siga mega nu rek mawa cihujan

Haleungheum nutup angkeub

Nu disangka sadur cur bakal kasiram

Beu singhoreng ....

ngan ukur haseup kekebul nu mancawura ka awang-awang


Jalma reang rumahuh..

Ngangluh kasusah jeung kapait nu karandapan

Sawah saat, susukan teu aya  caian ..

Balong ngoletrak , walungan nerelek caina.

Pepelakan rea nu layu tuluy gugur nalambru

Teu kuat hirup teu aya kasimbeuhan hujan

Taneuh beulah teu karapet ku baseuhna cai

walungan leutik caina teu kacaahan.

Kieu geuning halodo nu panjang

Menta sabar jeung pengabdian tian sadaya mahluk Pangeran



Dicutat tina babangluh hate dina Halodo Panjang

Kalapanunggal, 30 September 2023

Selasa, 26 September 2023

PILU (Api Cemburu di Kota Kerinci)

PILU (Api Cemburu di Kota Kerinci)

By: Rhekasunda Permana

 

Dibatas dua provinsi kubentangkan harapan ..

Di kota Krinci ini aku pendam keinginan ..

Kubiarkan diri ini larut dalam keheningan malam ..

Kubenamkan diri ini dalam gulungan selimut kabut dari gunung yang menjulang

Kubiarkan aku dalam gelombang kehidupan yang terbawa buaian malam

Sementara hati dan rasa merasakan pilu..dan ngilu

Merasakan apa yang telah terjadi dengan untaian masa lalauku ...

Yang tersayat di iris sembilu rindu..

Yang di bakar api cemburu..

 

Dibatas antara kota ini ku coba berdiri 

Menatap gambaran diriku yang terombang-ambing 

di tengah gelombang ketidak pastian

Di terjang gelombang ..aku diam tak bergeming

Dihempas ombak tak kucari karang tuk menggapai

Hancur sudah kulihat diriku musnah

 

Itulah gambaran diriku...

Tak kusadari arti semua itu...

Hanya rasa yang memahami semua itu..

yah.... biarkan rasaku musnah bagiku biarkan tetap melangkah.

 

 

Kerinci-Sai Penuh, 4 Oktober 1999


 

Emosi Goresan Masa Lalu

EMOSI

By : Rhekasunda Permana 

 

Tak pernah aku sangka ...

Ada rasa yang membara .... 

Panas bagai api yang menyala ..

Membakaaaarrrrrrrr....

Yah ... membakar naluri sehatku

yang ada luka tersebut tanpa goresan..

karena ada cerita di buat tanpa nyata...

Fitnahh.....

 

Sesaat aku merenung kini ...

Mengapa aku harus tersulut menyala...

Hanya karena ... suluhnya kering???

begitu mudah membakar...

Aaaachhh... peduli aku

yang kutahu dan kurasa aku terluka ...

Aku terbakar di jiwa...

Aku harus kobarkan tuk melawan.. peduli aku

Aku menyala....

Kan ku lawan tanpa peduli kawan

Aku gerah dan aku marah...

Karena sabar ada batasnya....


Aku saat di Padangsidempuan, 26 Juli 1999

 

 

Selasa, 11 Juli 2023

ADA RINDU DI KOTA KERINCI

By. Rhey'z Permana

 

Malam semakin larut..

Sendiri aku termenung menuliskan cerita hidup

Lewat coretan-coretan yang tak ku pahami, entah puisi atau hanya narasi

Tentang goresan-goresan kisah kehidupan

 Yang berbicara tentang rindu dan sengsara


Disini di kota Kerinci

Di selimuti dingin dan sepinya malam

Di sebuah penginapan yang sederhana ditengah kota

Ku pendam sebuah khayalan

Tentang masa depan yang masih tak nampak arahan

Semua masih penuh khayalan


Disini di kota Kerinci pula kebisikan

Dalam goresan pena tentang siksa rindu yang meradang

Kisahkan tentang aku, kamu dan kesengsaraanku

Yang dihujam penuh siksa kerinduan

Dalam seraknya cita yang ingin ku jadikan pegangan

Tuk menggapai bahagia dalam hidup dan harapan

Bersamamu menuju sebuah keinginan

Bahagia tuk akhir pengembaraan...


Inilah rindu serindu rindunya aku terhadapmu...


Di catata persinggahanku 1998 Kota Kerinci-Jambi

 


Rabu, 08 Maret 2023

Contoh deskripsi Seni Tari Kreasi Siswa SD

Assalamaulaikum. Salam Bahagia Bapak / Ibu Kreatif dan Hebat berikut adalah contoh Deskripsi Seni Tari Kreasi untuk anak-anak kita untuk mengikuti kegiatan ataupun event tertentu dalam bidang Seni Tari Kreasi. Semoga bermanfaatπŸ™πŸ™πŸ™Bagi Bapak Ibu Pembimbing di sekolah atau di rumah. Untuk yang membutuhkan contoh print outnya silahkan di Download dibawah ya

DESKRIPSI

TARI KREASI “NGARONCE

Oleh : Heri Permana S

 

A.    Tema

Tari Kreasi ini menggambarkan tentang tiga orang anak yang melakukan kegiatan “ngaronce langlayangan”  (memburu layang-layang yang putus) untuk mereka miliki sendiri, melalui tema “bermain” ini penyusun kreasi tari mencoba menyajikan stalasi gerak tari melalui wiraga, wirasa, dan wirahma yang dikolaborasikan dengan musik gabungan yang dikompilasi dari konser musik yang beraliran ethnic sunda dan moderen..

 

B.     Judul

Untuk memberi Identitas pada karya seni ini penyusun gerak dan tari memberi judul yang sesuai dengan tema karya, yaitu “ Ngaronce.

 

C.    Sinopsis

Kekayaan permainan anak-anak adalah merupakan hasil karya budaya di Indonesia yang banyak terdapat hampir disemua daerah dan pelosok negeri, begitu pula halnya di daerah jawa barat setiap pelosok daerah tatar Sunda memiliki banyak sekali permainan anak sebagai hasil kreasi anak-anak dan para orang tua yang dijadikan kegiatan hiburan anak saat senggang dari kegiatan rutin harian yaitu membantu orang tua dan belajar.

Kaulinan anak yang diangkat di dalam tarian ini adalah menggambarkan bagaimana liku-liku tingkah laku 3 anak yang bermain di sebuah lapangan terbuka bersama yang lainnya. Dimulai saat mereka sedang bermain layang-layang namun mereka mengalami kekalahan terus menerus hingga akhirnya mereka memutuskan untuk mengejar layang-layang yang kalah main dan terputus kemudian akhirnya layang–layang yang putus tersebut menjadi rebutan mereka bertiga. Disaat yang sama salah satu anak sudah mendapatkan layangan tersebut namun kemudian diklaim oleh yang lainnya bahwa merekalah yang berhak untuk mendapatkan layangan tersebut. Setelah beberapa saat entah siapa yang mulai akhirnya layang-layang yang mereka perebutkan akhirnya robek, dan adu mulutpun terjadi dari pertengkaran mulut itupun akhirnya mereka menyelesaikan secara kekerasan atau berkelahi. Pepatah mengatakan kalah jadi abu menang jadi arang artinya mereka sama-sama rugi tenaga dan cape mereka tergeletak kehabisan tenaga.

Sesaat mereka terdiam dalam terkapar merenungi apa yang telah mereka lakukan adalah merupakan kerugian karena mereka telah memperebutkan hal yang tak seberapa harganya. Akhirnya perlahan mereka bangkit dan saling pandang mata, kemudian mereka tertunduk dan mereka pun mengulurkan tangan untuk berjabatan dan berangkulan saling memaafkan.

Dalam stalasi gerak ini juga memperlihatkan bagaiman suasana anak yang sudah melepas lelah menyelesaiakan pekerjaan rumahnya usai membantu orangtua mengajak temannya untuk bermain. Memburu layang-layang adalah suatu kegiatan perburuan layang-layang yang kalah dalam adu permainan layangan kemudian menjadi layangan tanpa empunya, sehingga siapapun boleh mengambil dan memilikinya. Tentu saja dalam perburuan ini adalah merupakan kegiatan yang menyenangkan namun juga memerlukan ketangkasan kegesitan dan kejelian pemburu dalam mendapatkan layang-layang yang terbang bebas tanpa empunya. Dalam gerakan ini menggambarkan bagaimana mereka menampilkan kekompakan gerakan mengejar melompat serta diselingi bagaimana mereka menunggu layangan lepas sambil bermain-main.

Berbagai masalah saat perburuan layang-layang ini terjadi namun akhirnya  ketiga anak selalu menyelesaikan masalah dengan bijaksana itulah ciri bahwa anak-anak lebih bijaksana dalam menyikapi masalah dengan teman dibandingkan orang tua. Mereka mampu menyelesaikan hanya dengan bertengkar, menangis dan kembali tersenyum karena bercanda, bermain lagi dan tertawa bersama dengan ceria.

 

D.    Pemeran

Ada tiga orang anak perempuan,yang menjadi pelaku dalam seni tari kreasi ini yaitu terdiri dari :

  1. Raffa Nauval Wafi                                                    sebagai anak 1
  2. Muhammad Satya Maulana Pratama                         sebagai anak 2
  3. Alfan Al Wahidi                                                         sebagai anak 3

 

E.  Uraian Pementasan

 

Urutan gerak

Musik

Gerakan

Formasi

1

Instrumen Musik

Konser ethnic sunda

Salah satu anak bergerak maju ke depan sendiri dan melakukan gerakan sawangan. Kemudian memberi kode buat temannya untuk maju satu persatu dan melakukan hal yang sama yaitu melakukan gerakan sawangan

Satu baris datang dari satu arah

 

#                                #         

 #












 

 

 


#                #               #

2

Instrumen Musik

Konser ethnic sunda

Stilasi Gerakan menunggu layangan putus sambil berjalan ngalejeg berputar sebanyak 1 x putaran dalam hitungan 8 ketukan

Memutar

 

#                   #                 #

3

Instrumen Musik

Konser ethnic sunda

Stilasi anak-anak berlari maju mundur 2 langkah melakukan sawangan cepat melihat layangan yang putus kemudian mempersiapkan

4

Instrumen Musik

Stilasi mengulang gerak ke 2 dengan mengitari galah kembali sebanyak 2 x hitungan 2 x 8, dan melangkah maju mundur dengan sawangan tempo lebih cepat. 1 x 8

5

Instrumen Musik

Gabungan konser musik ethnic sunda

Stilasi gerak memperagakan seperti seseorang yang sedang memainkan layang-layang (gerakan mengulur benang berjalan 2 langkah dan menarik benang dengan cepat kebelakng sebanyak 2 langkah) diulang 2 kali gerakan

 









 

 


3 langkah

6

Instrumen Musik

Gabungan konser musik ethnic sunda

Gerakan layang-layang putus dari benang sehingga melayang terseok-seok kekiri dan kekanan (tangan direntangkan lompat lari kekanan dan kekiri sebanyak 4 kali dan berbalik kearah kiri diulang lagi.

7

Instrumen Musik

Gabungan konser musik ethnic sunda

Stilasi gerak duduk dan gerak berunding dan menemukan ide tuk membuat layang-layang

 

#



 


#                      #

8

Instrumen Musik

Gabungan konser musik ethnic sunda

Gerakan setuju dengan ide tangan direntangkan Kanan acung jempol dan Kiri mengikuti kemudian menepuk tangan langsung berjabatan tangan

 

#



 


#                                 #

9

Instrumen Musik

Gabungan konser musik ethnic sunda

Stilasi anak-anak berlari maju mundur 2 langkah melakukan sawangan agak pelan melihat layangan yang putus kemudian menunggu pengejaran layangan

10

Instrumen Musik

Gabungan konser musik ethnic sunda

Stilasi mengulang gerak ke 2 dengan mengitari galah kembali sebanyak 2 x hitungan 2 x 8, dan melangkah maju mundur dengan sawangan tempo lebih cepat. 1 x 8

11

Instrumen Musik

Dan lagu gembira

Berjalan kanan 2 langkah ke kanan dan 2 langkah kiri terus kedepan dan belakang serong kanan dan serong kiri galah dipegang di depan dada

12

Instrumen Musik

Gabungan konser musik ethnic sunda

Berputar keliling satu lingkaran 1 kali

13

Instrumen Musik

Gabungan konser musik ethnic sunda

Stilasi mengejar bebas layangan dan rusak direbut bersama-sama hingga robek

14.

Instrumen pencak silat padungdung

Adegan drama : Marah bertengkar dan berkelahi hingga kecapaean, sadar bersalaman maaf-maafan dan kembali mengejar layangan

15.

Instrumen Musik

Dan lagu gembira dari J-Rock

Mengejar layangan bersama berlari kanan 3 kali dan kiri 3 kali berasama-sama bergerak berhamburan mengambil layanagan dan berhasil bersama-sama

16.

Instrumen Musik

Gabungan konser musik ethnic sunda dan suling sunda

Hormat selesai

 

 

F. Penunjang Pementasan

    1. Musik dan lagu-lagu

Musik dan lagu yang menggambarkan situasi dan kondisi, musik dibuat adalah merupakan kompilasi dari gabungan musik yang sudah ada dan tersebar di media sosial, walaupun tidak ijin secara resmi namun penata tari sengaja melakukan gabungan dari beberapa kreasi musik yang bernafaskan ethnic khas Jawa barat dan Indonesia

Adapun lagu yang digunakan adalah lagu-lagu yang berhubungan dengan tema serta judul tarian yaitu bermain layang-layang maka lagu bukan merupakan fokus utama lagu yang berjudul  Ceria dari Albumnya J-Rock yang bercerita kegembiraan adalah pilihan dalam cuplikan kreasi tari ini serta kendang padungdung pembuka Pencak silat juga merupakan sontekan yang di masukan dalam kompilasi musik. Semua gabungan musik masih dalam gabungan sederhana mengingat keterbatasn kemampuan alat dari Pegiat tari yang masih belajar secara otodidak.

2.        Rias dan Busana

Dalam pementasan ini para penari yang terdiri dari tiga anak laki-laki ini menggunakan rias dan busana yang menggambarkan anak-anak di pedesaan (perkampungan) tempo dulu.

3.        latar (tempat pementasan)

mengingat ini adalah tampilan kreasi lomba maka latar yang digunakan tidak menjadi prioritas untuk menggambarkan suasan desa yang masih asri dan sejuk karena hanya tampilan kreasi tari saja yang di kedepankan.

 

G . Pementasan

            Pementasan ini adalah merupakan kelanjutan dari karya tari kreasi yang dibuat oleh pegiat seni saat lomba FLS2N tingkat kecamatan Kalapanunggal tahun 2019 dan merupakan karya ke dua setelah karya pertama tahun 2018 dibuat dari seorang Guru pecinta karya Seni SDN 3 Kalapanunggal yang berlatar belakang pendidikan Olahraga. Sehingga kekurangan dan kelemahan seni adalah semata kekurangan pengetahuan sang pembuat karena mengingat notabene pendidikan olahraga serta minimnya pembinaan seni bagi guru SD di pedesaan.

Saran dan masukan sangatlah dibutuhkan oleh penulis karya semoga pemangku kebijakan lomba seni tari kreasi jangan hanya membuat kebijakan lomba namun juga sosialisasikan

 

IDENTITAS HASIL KARYA

 

Nama Sekolah             : SDN 3 Kalapanunggal

Tema Tarian                : Permainan Anak

Judul Tarian                : Bermain layang-layang

Penari                          : Raffa Nauval Wafi,                                      (Kelas 3)

Muhammad Satya Maulana Pratama (Kelas 3)

Alfan Al Wahidi                                           (Kelas 3)

Penyusun Tari             : Heri Permana S

 

Mengetahui                                                          Kalapanunggal ,  Maret 2023

        Kepala sekolah,                                                      Penyusun/Pencipta/Penata Tari,

 

 

 

        ................................................                                            Heri Permana S, S. Pd

        Berikut adalah link downloadnya untuk Deskripsi gerak dan tarinya serta musik koreonya : https://drive.google.com/drive/folders/1QJzrpl8OlVFof-91FnH577aIUaGeqjz4?usp=share_link

Selamat mencoba dan berlatihπŸ™πŸ™πŸ™

 

Salah Sangka

  SALAH SANGKA Karya : Aura Sucia Dinianti Hai namaku Aura, aku adalah seorang siswi Sekolah Dasar kelas 6. Aku tinggal di desa yang berada ...