PILU (Api Cemburu di Kota Kerinci)
By: Rhekasunda Permana
Dibatas dua provinsi kubentangkan harapan ..
Di kota Krinci ini aku pendam keinginan ..
Kubiarkan diri ini larut dalam keheningan malam ..
Kubenamkan diri ini dalam gulungan selimut kabut dari gunung yang menjulang
Kubiarkan aku dalam gelombang kehidupan yang terbawa buaian malam
Sementara hati dan rasa merasakan pilu..dan ngilu
Merasakan apa yang telah terjadi dengan untaian masa lalauku ...
Yang tersayat di iris sembilu rindu..
Yang di bakar api cemburu..
Dibatas antara kota ini ku coba berdiri
Menatap gambaran diriku yang terombang-ambing
di tengah gelombang ketidak pastian
Di terjang gelombang ..aku diam tak bergeming
Dihempas ombak tak kucari karang tuk menggapai
Hancur sudah kulihat diriku musnah
Itulah gambaran diriku...
Tak kusadari arti semua itu...
Hanya rasa yang memahami semua itu..
yah.... biarkan rasaku musnah bagiku biarkan tetap melangkah.
Kerinci-Sai Penuh, 4 Oktober 1999